Sepatah Kata Untuk Rasa Tanpa Suara
Seperti
Kamu tidak pernah di sana
Duduk di sampingku
Dengan jarak tak lebih dari rentangan tanganku
Mereka melihatmu di sana
Tapi aku tidak karena kau tak ada
Hatimu ada di sisi lain ruang dan waktu
Tak pernah kutemui dan tak pernah menemuiku
Seperti nada yang berbeda tapi merdu ketika didengarkan
Seperti warna yang beraneka tapi indah saat disandingkan
Tidakkah kau berfikir aku dan kamu menjadi kita lebih indah untuk
dirasakan?
Aku mencintaimu sosok tanpa perasaan
Tanpa
Diam memang tanpa suara
Tapi ia bisa berarti terpendamnya sebuah rasa
Diam memang tak berbicara
Tapi ia mendengar kata dan menyimpan semuanya
Diam memang sering berarti tidak peduli
Tapi, ia kadang memperhatikan seperti kayu kepada api
Diamku untukmu bukan tanpa makna
Tapi ia luapan cinta dengan jutaan kata tak berirama
Bahwa aku begitu mengagumi sebuah tawa
Bahwa aku begitu merindukanmu tapi tak pernah mengatakannya
Bahwa aku begitu menyukaimu tapi aku memendamnya
Mengertilah bahwa aku mencintaimu tanpa kata.
Terbiasa
Aku hanya ingin melihatmu diantara kilasan waktu
Pada serpihan detik ketika kujejakkan kaki di halaman pagi
Hanya mengamati
Ketika cahaya pagi belum juga meninggi
Disela-sela langkah melewati barisan panjang degupan hati
Mencari senyummu yang sesungguhnya tak pernah pergi
Mencoba mendengar suaramu yang selalu meluluhkan hati ini
Mencoba mengambil hatimu yang tak pernah bisa kumiliki
Tenanglah, karena aku terbiasa kecewa tanpa benar-benar jatuh
Tenanglah, karena aku akan berhenti sebelum melangkah terlalu jauh
Karena aku terbiasa menelan harapanku tanpa sempat benar-benar
jatuh hati
Aku pergi
Komentar
Posting Komentar