My Story

Pengen cerita aja, jadi cerita ini tadinya aku ciptain buat drama di sekolah, tapi akhirnya ga dipake. Terus aku simpen deh. Ehh, beberapa hari ini iseng aku baca ulang. Jadi flashback gitu deh :D. Nah biar ga ilang kalo netbooknya rusak, jadi aku simpen disini, selamat membaca :D



Butterfly
Oleh : Ishmah Nurhidayati

*      Elsy Elvina Zinsky            goes to                                 Elsy
*      Mega Wahyuni                goes to                                 Mega
*      Selvy Firta Novrida          goes to                                 Teacher
*      Tomi Bagus Danang         goes to                                 Tomy
Sinar matahari yang mulai bersinar mulai menembus kaca-kaca di jendela kelas. Seorang siswi sedang duduk , membuka-buka buku pelajaran.
Mega                       : (Masuk ke kelas, kemudian menyapa elsy). “ hai Elsy, sedang belajar? “
Elsy              : (tidak mengalihkan pandangannya dari buku yang sedang dibacanya) “ yah, begitulah…“
(bel berbunyi,tak lama kemudian buguru masuk,di belakangnya seorang anak laki-laki ikut masuk ke kelas)
Teacher                  : “ Selamat pagi anak-anak,bagaimana kabarmu hari ini? “
Mega & Elsy          : “ Baik,dan anda? “
Teacher         : “ Sangat baik. Anak-anakku, hari ini kalian mendapat teman baru. Tomy,silakan  memperkenalkan diri ! “
Tomy                    : “ Hello, nama saya tomy, saya lahir pada tanggal 12 Juli 1997, saya pindah dari SMAN 78 jakarta. “
Teacher               : “ Hanya itu? “
(tomy mengangguk)
Teacher               :  “ Baiklah, mungkin ada yang ingin bertanya? Tidak? Oke tomy,silahkan duduk. “
(tomy duduk di sebelah mega)
Teacher               : “ Baiklah kita akan mulai pelajaran hari ini. Hari ini kita kan belajar mengenai percepatan gravitasi,buka buku kalian halaman… “
Waktu berjalan dengan cepat, hari ini Elsy dan Mega mendapat teman baru, tomy yang duduk di samping mega cepat akrab dengannya. Elsy hanya memperhatikan guru dan sesekali melirik kedua temannya. Tak lama bel istirahat berbunyi.
(Buguru keluar, tomy datang menghampiri elsy)
Tomy                    : “ Hai, namamu Elsy kan? Senang bertemu denganmu, semoga kita dapat menjadi teman akrab. “
Elsy                        : “ Teman? “
(sebelum tomy menjawab mega berkata…)
Mega                    : “ Tomy, ke kantin yuk? “
Tomy                     : “ Oke, Elsy, kantin yuk…”
(Elsy mau menjawab iya, namun mega tidak member kesempatan.)
Mega               : “ Tomy, Elsy itu nggak pernah pergi ke kantin. Dia selalu sibuk dengan buku-buku pelajaran, walaupun nilainya… yahhh… “ ( tersenyum pada Elsy)
Tomy                     : “ Benarkah? “
Mega                    : “ udahlah,kantin yuk… “( menarik tangan tomy dan pergi meninggalkan kelas)
Elsy                        : “ Teman? Oke, teman. “
Keesokan harinya….
Kelas masih sepi, matahari yang tertutup awan mendung membuat udara pagi semakin dingin. Elsy yang selalu berangkat pertama kali, sedang duduk di kursinya, membaca buku yang kemarin baru dipinjamnya di perpustakaan…
(Suasana kelas hening, elsy duduk di kursi,memakai jaket,asyik membaca buku.tomy datang,memakai jaket yang sama)
Tomy                     : “ Hai selamat pagi Elsy… “
Elsy                        : (Hanya tersenyum sejenak,kemuadian kembali asyik membaca buku)
Tomy                     : (Menghampiri Elsy) “ Sedang membaca apa? “
Elsy                        : “Buku.”
Tomy                     : “ Buku tentang apa? “
Elsy                        : “ Tak bisakah kau membacanya dan berhenti menggangguku ? “
Tomy                     : “ Maaf aku tak bermaksud mengganggumu. “
(Tomy kembali ke tempat duduk, memandangi elsy sebentar, lalu membuka-buka buku pelajaran, tak lama,mega datang.)
Mega                  : (Memasuki kelas) “ Hai tom, kau sedang belajar? Tunggu,Apakah hari ini ada ulangan? ”
Tomy                     : “ tidak, aku hanya ingin belajar, hai meg, ada apa dengan dia ? ” (menunjuk Elsy)
Mega                    : “ Oh,dia… dia memang agak aneh… “
Tomy                     : “ Maksudmu? “
Mega                    : “ Hhh, apa dia membentakmu dan memperlakukanmu dengan dingin? “
Tomy                     : (mengangguk)
Mega                 : “ Aku juga dulu seperti itu…waktu kami baru pertama kali bertemu, bahkan dulu aku hampir menangis dibuatnya, aku sarankan padamu, jangan mencoba untuk dekat-dekat  dengannya, dan,jangan pernah bermimpi untuk menjadi temannya ! “
Tomy                       : “ Hah? Separah itukah? “
Mega                      : (Mengangguk )
Elsy                        : ( menutup buku dengan keras, memandang mega dan tomy dengan marah, lalu berjalan keluar kelas)
Mega                        : “ Lihat, dia menakutkan bukan ? “
Tomy                        : ( hanya diam sambil memandangi Elsy yang berjalan keluar kelas )
Elsy sangat marah mendengar apa yang di bicarakan oleh Mega dan Tomy, Ia tak pernah melakukan apa yang dikatakan oleh Mega, tapi sebaliknya. Ia lalu duduk di depan kelas. Tapi tak lama kemudian, bel masuk berbunyi, ia pun kembali masuk ke dalam kelas.
( bel masuk berbunyi, bu guru datang ,duduk dikelas)
Teacher                  : “ Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabarmu hari ini? “
Semua murid            :  “ Baik,dan anda? “
Teacher                    : “ Sangat baik. Anak-anakku, Baik, apakah kalian sudah mengerjakan pr kalian? “
Semua murid            : “ Sudah bu… “
Teacher                    : “ Baik keluarkan buku pr kalian… “
Elsy                          : (mencari buku prnya di tas)
Tomy                        : (memperhatikan elsy)
Teacher                      (Mengumpulkan buku pr siswanya, dimulai dari Elsy) “ Elsy,mana buku pr mu? “
Elsy                          : “ Maaf bu, kurasa aku meninggalkannya. “
Tomy                         ( Memasukkan buku prnya ke laci meja.)
Teacher                    : “ Kau meninggalkannya atau tidak mengerjakannya? “
Elsy                        : “ Aku benar-benar meninggalkannya bu. “
Teacher                : “ Saya tidak peduli apakah kau meninggalkannya atau tidak mengerjakannya, seperti biasa, kamu harus belajar di depan kelas. “
Elsy                          : ( berdiri )
Tacher                      :  (mulai mengumpulkan buku pr lagi) “ Tomy,mana buku prmu? “
Tomy                        : (tersenyum malu) “ Kurasa saya juga meninggalkannya bu… “
Elsy                          : (memandang tomi)
Teacher                    : “ Oke, kalau begitu, kau juga keluar. “
Elsy & tomy              : (Keluar bersamaan)
(Diluar mereka duduk di depan kelas, elsy menunduk, tomy memandang elsy, terseyum.)
Elsy                        : “ Sedang melihat apa? “
Tomy                     : (Berpaling) “ Hah? Tidak, aku tidak melihat apa-apa… “
(Suasana hening beberapa saat)
Tomy                     : “ Hey, mengapa kau sangat sinis pada teman baru mu? “
Elsy                        : “ Teman? “
Tomy                     : “ Iya, teman. “
Elsy                                        : “ Dengar ,Orang yang baik di depanku namun membicarakanku dibelakang ,dia bukan seorang teman,Orang yang tersenyum padamu saat kau merasa kesulitan, dia bukan seorang teman,Orang yang selalu menatap dengan pandangan sinis,bukanlah seorang teman,Orang yang tidak menganggap kita ada di sekitarnya,bukanlah seorang teman,Orang yang tidak peduli dengan perasaan kita bukanlah sorang teman,Orang yang tidak pernah ada di saat kita kesulitan bukanlah seorang teman,Orang yang tidak pernah mendengarkan kita bukanlah seorang teman. Ingat itu. “
Tomy                     : ” Apakah aku orang yang seperti itu? “
Elsy                        : “ Mungkin. Bukankah sebagian besar orang seperti itu? “
Tomy             : “ Sekarang aku mengerti. Seperti itukah teman-temanmu dulu, yang tidak pernah menyapamu, menatap mu dengan sinis,tidak peduli dengan perasaanmu,tidak pernah mendengarkanmu, Elsy,dengar, aku bukan orang seperti itu,percayalah, “
Elsy                        : “ Percaya? Aku tidak pernah percaya pada siapapun, “
Tomy                     : “ Mungkin sekarang adalah waktu untuk berhenti untuk tidak percaya kepada siapapun. “
Elsy                     : “ Aku sudah lelah percaya kepada seorang teman,aku hanya percaya pada diriku sendiri. “
Tomy               : “ Oke,dengar ini, Mungkin kadang orang lain terasa seperti caffeine. Mungkin mereka menyakiti perasaanmu, mereka membuatmu kecewa, tapi ingat, kau pasti membutuhkan mereka, kau pun hanya manusia biasa. “
Elsy                     : “Aaahhh, aku lelah dengan pembicaraan ini. (diam sejenak) Hhh, jika manusia memiliki kehidupan kedua dan dapat memilih akan menjadi apa mereka, maka aku akan memilih menjadi kupu-kupu, yang dapat hidup menjadi sosok yang berbeda,dengan kehidupan yang berbeda pula. “
Tomy                : “ Hey, sadarlah, manusia hanya hidup sekali, Baik, anggaplah kau dapat hidup dua kali.Tapi, apa kau akan mensia-siakan hidupmu yang sekarang dengan berandai-andai menjadi kupu-kupu? Okay, kau akan menjadi kupu-kupu di kehidupan yang berikutnya, tapi sekarang kau adalah manusia. Ingat itu ! “
Elsy                        : “ Aku hanya ingin hidup menjadi sosok yang berbeda,kau tahu? “
Tomy                 : “ Kau bisa menjadi sosok yang berbeda, kau bisa memulainya dengan…menjadi temanku. “
Elsy                      : “ Anak baru ! bisakah kau diam? “
Tomy                   : “ Baiklah, mega memang benar, kau sangat aneh. “
Hari itu, elsy dan tomy duduk di luar sampai pelajaran pertama selesai…
Keesokan harinya…
Hari ini, Tomy menjadi orang pertama yang mesuki kelas. Namun, ia tidak duduk di bangku miliknya melainkan duduk di bangku milik Elsy , ia sedang menunggu Elsy. Tak lama kemudian Elsy datang…
Elsy                    : ( memasuki kelas, menuju tempat duduknya) “ Hei anak baru, pergi dari tempat dudukku.”
Tomy                     : “ Aku berpikir semalaman, dan aku ingin menanyakan satu pertanyaan kepadamu, apa yang menyebabkan orang lain harus menjadi seseorang yang kau anggap pantas menjadi temanmu sedangkan kau selalu bersikap buruk kepada orang lain? “
Elsy                         : “ Apakah aku harus menjawab pertanyaanmu? “
Tomy                   :“ Tidak, aku hanya ingin kau mendengar pertanyaanku sehingga kau dapat berpikir dengan baik. “
Elsy                         : “Apa maksudmu? “
Tomy            : “ Aku hanya ingin kau mendengar pertanyaanku, merekamnya di dalam otakmu, mengingatnya, dan kemudian menanyakannya kepada dirimu sendiri. “ ( pergi meninggalkan elsy sendiri di kelas.)
Elsy                        : (Duduk di bangkunya, membuka-buka buku pelajarannya dengan cepat, lalu menutupnya, memandang kosong ke depan. )
Sebelum bel berbunyi, hanya elsy yang berada dalam kelas. Mega yang baru datang langsung asyik mengobrol dengan tomi yang ada di luar kelas. Tak lama kemudian bel berbunyi, para siswa masuk ke dalam kelas. Lalu buguru juga masuk ke dalam kelas.
Teacher                         : “ Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabarmu hari ini? “
Semua murid                    :  “ Baik,dan anda? “
Teacher               : “ Sangat baik. Anak-anakku, Baik, hari ini, kalian semua akan bekerja sama mengerjakan tugas yang ibu berikan. Silahkan kerjakan soal yang ada di halaman.. Maaf, setelah ini, ibu ada sedikit keperluan. Tapi, ibu akan kembali dalam 1 jam. Silahkan kerjakan tugas kalian
Semua murid                 : “ Baik bu….”
Teacher                         : “ Baik, permisi semuanya
Setelah bu guru meninggalkan kelas, Tomt sebagai ketua kelompok membagi tugas, semua siswa sibuk mengerjakan tugas yang diberikan guru mereka. Mega dan Tomy terlihat serius. Sedangkan Elsy, ia terlihat kebingungan.
Elsy                            : “ Ada yang mengerti cara mengerjakan soal nomor 2?” (semua terdiam) “ Ada yang mengerti cara mengerjakan soal nomor 2? “ ( mengulangi pertanyaannya, tapi semuanya masih tetap terdiam. Elsy lalu menutup bukunya dengan keras. Ialu memandangi temannya yang sedang mengerjakan soal. Lalu,ia Pergi ke pojok kelas dan mendengarkan music disana)
Mega                           : “ Elsy, kerjakan soal bagianmu!” (Elsy tetap diam) Elsy ! ( ucap mega dengan lebih keras)
Tomy                               : “ Elsy, sebaiknya kau mengerjakan soal bagianmu.”
Elsy                                 : “ Aku tak mau.”
Mega                              : “ hei, kita sudah sepakat untuk membagi tugas.”
Elsy                                  : “ Aku tidak mau.”
Tomy                                : “ Elsy…”
Elsy                                  : “AKU TIDAK MAU”
Tomy                        : “ Baiklah, terserah padamu.” (Elsy lalu kembali mendengarkan music. tomy sesekali memandang Elsy yang mendengarkan music di pojok kelas.)
Mega dan Tomy kembali sibuk mengerjakan tugas. Sedangkan Elsy terus mendengarkan music di pojok kelas. Tak terasa, sejam telah berlalu. Bu guru pun kembali ke kelas…
(bu guru memasuki kelas. Elsy segera mematikan hp yang ia gunakan untuk mendengarkan music dan kembali ke tempat duduknya.)
Teacher                           : “ Baik, kalian sudah mengerjakan tugas yang ibu berikan?”
Mega & Tomy                 : “ Tentu saja bu”
Teacher                            : “ Baik, mega, kerjakan nomor 1 dan Elsy, kerjakan nomor 2.”

(Mega lalu mengerjakan soal dengan cepat. Sedangkan Elsy, Ia hanya menonton mega hingga ia selesai mengerjakan soal. Lalu, setelah mega kembali ke kursinya. Elsy menulis soal, lalu ia berpikir sebentar, dan ia menulis kata “saya tidak tahu” di sebelah kanan tanda sama dengan)

Teacher                           : “ Apa maksud tulisan ini?” (bertanya pada Elsy yang masih berdiri di depan kelas)
Elsy                                    : “ Saya tidak tahu cara mengerjakannya bu,”
Teacher                              : “ Lalu apa yang kau kerjakan selama satu jam yang lalu? “
Elsy                                   : “Saya mendengarkan music karena tidak ada yang mengajari saya mengerjakan soal nomor 2 ini.”
Teacher                       : “ Maksudmu karena saya tidak mengajar di kelas lalu kamu dengan seenaknya mendengarkan music di kelas.”
Elsy                                    : “ Bukan seperti itu.”
Teacher                          : “ Tomy, kerjakan soal nomor 2 di depan kelas. Dan elsy, berdiri di sana sampai bel istirahat berbunyi.”

( Tomy lalu mengerjakan tugasnya di depan kelas, dan Elsy seesekali memandang Elsy yang mengerjakn soal dengan serius, Elsy tetap berdiri di depan kelas sampai bel istirahar berbunyi. Tak lama kemudian bel istirahat berbunyi)

Mega                    : “Tomy, apakah kau ingin pergi ke kantin?”
Tomy                     : “Tentu saja” (memandang Elsy sebentar lalu pergi ke kantin)

(Elsy diam sebentar, lalu menghapus papan tulis, sebelum selesai menghapus papan tulis, ia kembali ke tempat duduknya, lalu melempar penghapus yang ia pegang ke papan tulis dengan keras, kemudian ia terdiam, meneteskan air mata)
(bel berbunyi,mega dan tomy masuk ke kelas)

Tomy                       : “ Elsy, bu Nida guru matematika kita tidak berangkat hari ini, kita mendapat tugas halaman… ( berhenti sebentar, memperhatikan mata Elsy yang sembab ) 58.
Elsy                              : (mengangguk lalu menunduk)
Mega                           : “ Tomy,bagaimana kalau kita mengerjakannya di pepustakaan?”
Tomy                            : “ Ide yang bagus, baiklah.”

(Tomy dan mega lalu meninggalkan kelas, Elsy lalu mengambil buku matematikanya. Lalu membuka lembar demi lembar dengan pelan, namun semakin lama semakin cepat.Lalu menutupnya. Terdiam sejenak dan kembali meneteskan air mata.)
(tiba-tiba Elsy berlari keluar kelas, lalu kembali dengan membawa tiga kotak susu. Ia lalu menuliskan sesuatu di kertas dengan terburu-buru sambil sesekali memandang sekeliling. Setelah selesai, ia memberesi buku- buku dan perlengkapan sekolahnya, Ia lalu pergi meninggalkan kelas. Tak lama kemudian, tomy dan mega memasuki kelas. Dan duduk di di kursinya. Lalu mereka berdua memandang bingung benda yang ada di depannya)

Mega                    : “ Apa ini?”
Tomy                     : “menurutmu, hey, lihat kertas-kertas ini.” (memperhatikan kertas yang di menempel di susu kotak)
Mega                    : “ Aku membencimu”
(mega dan tomy mencabut kertas pertama)
Tomy                     : “ Aku sangat membencimu.”
(mega dan tomy mencabut kertas kedua)
Mega                    : “ Kamu sangat bodoh, hey, apa maksudnya ini ? “
(mega dan tomy mencabut kertas ketiga)
Tomy                     : “ Tapi, “
(mega dan tomy mencabut kertas ke empat)
Mega                    : “ Aku membutuhkanmu”
(mega dan tomy mencabut kertas ke lima.)
Tomy & mega    :  “ Elsy ? “ (dengan keras)
Mega                    : “ Hey tom, kau mengerti apa maksudnya ini?”
Tomy                     : “ Kurasa, elsy membutuhkan teman.”
Mega                    : “ Teman, kenapa dia tiba-tiba berubah?”
Tomy                                     : “ Mega, kau tak mengerti? Kita selalu pergi berdua hari ini, tanpa pernah mengajaknya?”
Mega                    : “ karena itu dia berubah? ”
Tomy                     : “  Hey, ayo kita mencari dia,”
( Berlari keluar kelas, tak lama, elsy memasuki kelas.duduk dan menunduk, tak lama, mega memasuki kelas)
Mega                    : “ Elsy,” (Elsy hanya memandang Mega sebentar, lalu menunduk, mega mendekati Elsy)
                                  “Maaf , aku rasa, selama ini aku sangat jahat padamu, apa kau membenciku?”
Elsy                                        : “ tentu saja aku membencimu.” (berkata sambil tetap menunduk, mega memandang elsy , bingung) “ Aku membencimu, sangat membencimu, sehingga aku lebih sering menyendiri, dan bersikap sinis pada orang lain, dan hal itu membuat aku mengerti bahwa aku membutukan teman di sampingku. Terima kasih karena telah berbuat jahat padaku” (tetap menunduk)
Mega                                    : “Mungkin ini hanya perasaanku,tapi aku berfikir, kau sangat aneh.” (elsy tersenyum sambil menunduk.bel berbunyi.) “ aku akan pulang, mau pulang bersamaku?”
Elsy                        : (mendongakkan wajahnya) “ tidak, aku masih ingin di sini”
Mega                    : “ Baiklah, bye…”
( mega pergi dari kelas)
Elsy                        : ( tersenyum senang,lalu tertawa kecil)
Tomy                     : “ hey, “ (elsy langsung terdiam menunduk) “ Kita teman?”
Elsy                        : “ teman”
Tomy                                     : “ tapi, Mungkin suatu saat nanti aku akan menyakitimu karena bagaimanapun aku hanya manusia biasa, karena itu jika aku menyakitimu, pukul aku. Oke?”
Elsy                        : “ Mungkin aku akan memukulmu sangat keras…”
Tomy                     : “Tak apa.”
Elsy                        : “Benarkah? “
Tomy                     : “Tentu.” ( elsy Memukul tomi sangat keras.) “Kau yakin kau perempuan?” ( Elsy mengangguk sambil tertawa) “Kenapa pukulanmu keras sekali?” ( Elsy tertawa lagi) “ Baiklah, sebagai hadiah pertemanan, aku akan memberikanmu satu soal. Kau harus mengerjakannya dengan baik, mengerti?”
Elsy                        : “ Hey kenapa harus soal matematika.”
Tomy                     : “ Hey, ini hadiah pertemanan dariku.”
Elsy                        : “ Baiklah.”
(tomy menuliskan soalnya di papan tulis, Elsy mengerjakan soal,)
Tomy                     : “ Salah.”
Elsy                        : “ Tentu saja, soalmu sangat aneh.”
Tomy                     : “ Baiklah, cepat pulang sana.”
Elsy                        : “ baiklah, aku  pulang, dasar aneh.” (Elsy keluar kelas)
(Tomy menghapus jawaban soalnya, lalu meng hapus setengah soalnya, lalu ia mundur, tersenyum memandang soalnya,lalu menggaruk kepalanya, lalu menghapus papan tulis.)
Setelah hari itu, Elsy, tomy dan mega menjadi sahabat. Kadang terjadi sedikit pertengkaran, tapi hal itulah yang mempererat persahabatan mereka. Mereka menjadi tak terpisahkan. Karena itulah sahabat,Seseorang yang selalu ada untuk kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepatah Kata Untuk Rasa Tanpa Suara

DAY